Cara setup pembayaran QRIS untuk kos
Panduan lengkap setup QRIS untuk bisnis kos. Dari pendaftaran hingga tips memaksimalkan pembayaran digital agar sewa lancar setiap bulan.
Penyewa Anda makin terbiasa bayar pakai HP. Transfer bank, e-wallet, bahkan scan QR code sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Tapi banyak pemilik kos yang masih mengandalkan pembayaran tunai atau transfer manualâlalu bingung mencocokkan siapa yang sudah bayar dan siapa yang belum.
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah solusi yang memudahkan Anda menerima pembayaran dari semua e-wallet dan mobile banking hanya dengan satu QR code. Tidak perlu punya banyak akun e-wallet atau memberikan banyak nomor rekening.
Dalam artikel ini, Anda akan belajar cara setup QRIS untuk bisnis kos dari awalâmulai dari pendaftaran, pemasangan, hingga tips memaksimalkan penggunaannya.
Sudah terima pembayaran digital? Catat semua pembayaran di Kamaruâtunai maupun transfer, semua tercatat rapi. Setup hanya 5 menit.
Apa itu QRIS dan mengapa penting untuk bisnis kos
QRIS adalah standar QR code pembayaran nasional yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Diluncurkan pada 2019, QRIS menyatukan semua metode pembayaran berbasis QR code ke dalam satu standar. Artinya, satu QR code bisa discan oleh semua aplikasi pembayaran yang terdaftar di Bank Indonesia.
Bagaimana cara kerjanya
Prosesnya sederhana:
- Anda mendaftar sebagai merchant QRIS melalui bank atau penyedia jasa pembayaran
- Anda mendapatkan QR code unik untuk bisnis Anda
- Penyewa scan QR code tersebut menggunakan aplikasi pembayaran mereka (GoPay, OVO, Dana, ShopeePay, LinkAja, atau mobile banking)
- Uang langsung masuk ke rekening Anda
Mengapa ini penting untuk pemilik kos
Adopsi pembayaran digital di Indonesia terus meningkat. Semakin banyak penyewaâterutama yang berusia mudaâyang lebih nyaman membayar melalui smartphone daripada menyerahkan uang tunai atau transfer manual.
Dengan QRIS, Anda tidak perlu:
- Memberikan banyak nomor rekening untuk bank yang berbeda
- Membuat akun di setiap e-wallet (GoPay, OVO, Dana, dll.)
- Menagih secara langsung atau menunggu penyewa datang membayar
Satu QR code untuk semua. Penyewa bisa bayar kapan saja, dari mana saja.
Keuntungan QRIS untuk pemilik kos
Selain kemudahan, ada beberapa keuntungan spesifik QRIS untuk bisnis kos.
Terima dari semua platform sekaligus
Ini keuntungan terbesar QRIS. Satu QR code bisa menerima pembayaran dari:
- E-wallet: GoPay, OVO, Dana, ShopeePay, LinkAja
- Mobile banking: BCA Mobile, Mandiri Livin, BNI Mobile, BRI Mobile, dan lainnya
- Aplikasi pembayaran lainnya yang terdaftar di Bank Indonesia
Anda tidak perlu tanya penyewa âpakai bank apa?â atau âpunya GoPay tidak?â Cukup berikan QR code, dan mereka bisa bayar dengan aplikasi apapun yang mereka punya.
Bukti pembayaran otomatis
Setiap transaksi QRIS menghasilkan bukti pembayaran digital secara otomatisâbaik untuk Anda maupun penyewa. Ini menghilangkan sengketa âsudah bayar belumâ yang sering terjadi dengan pembayaran tunai.
Pembayaran masuk langsung tercatat di aplikasi bank atau fintech Anda, lengkap dengan tanggal, waktu, jumlah, dan nama pengirim. Tidak ada lagi cerita uang hilang atau salah hitung.
Lebih aman dari tunai
Menyimpan uang tunai dalam jumlah besar memiliki risikoâkehilangan, pencurian, atau salah hitung. Dengan QRIS, uang langsung masuk ke rekening bank Anda. Tidak perlu menyimpan cash di rumah atau di kos.
Penyewa lebih nyaman
Penyewa tidak perlu keluar rumah untuk membayar atau menunggu jadwal bertemu Anda. Mereka bisa bayar kapan saja dan dari mana sajaâbahkan tengah malam jika mau. Ini mengurangi alasan âbelum sempat bayar karena belum ketemu.â
Biaya transaksi rendah
Biaya transaksi QRIS untuk merchant adalah 0.7% dari nilai transaksi. Untuk sewa Rp 1.500.000 per bulan, biayanya hanya Rp 10.500. Ini jauh lebih murah dibandingkan risiko tunggakan yang bisa mencapai jutaan rupiah.
Untuk strategi lengkap mengurangi tunggakan, baca cara lacak pembayaran sewa kos: 3 metode mudah.
Terima pembayaran via QRIS, catat di Kamaru. Coba Kamaru gratisâpantau siapa yang sudah bayar dan siapa yang belum.
Cara daftar QRIS untuk bisnis kos
Proses pendaftaran QRIS cukup mudah dan bisa dilakukan secara online. Berikut langkah-langkahnya.
Syarat pendaftaran
Untuk mendaftar sebagai merchant QRIS, Anda biasanya membutuhkan:
- KTP pemilik usaha
- NPWP (beberapa penyedia tidak mewajibkan untuk usaha mikro)
- Rekening bank aktif atas nama pemilik
- Foto lokasi usaha (tampak depan properti kos)
- Nomor telepon dan email aktif
Pilih penyedia QRIS
Ada beberapa jenis penyedia yang bisa Anda pilih:
Bank:
- Kelebihan: langsung terintegrasi dengan rekening, dukungan customer service
- Kekurangan: proses pendaftaran bisa lebih lama
- Contoh: BCA, Mandiri, BNI, BRI
Fintech/E-wallet:
- Kelebihan: pendaftaran cepat, biasanya bisa online sepenuhnya
- Kekurangan: pencairan dana mungkin perlu waktu
- Contoh: GoPay Merchant, OVO Merchant, Dana Bisnis
Payment aggregator:
- Kelebihan: fitur tambahan seperti dashboard transaksi dan laporan
- Kekurangan: mungkin ada biaya tambahan
- Contoh: Midtrans, Xendit, Moka
Untuk bisnis kos skala kecil-menengah, mendaftar melalui bank tempat Anda memiliki rekening biasanya paling praktis karena dana langsung masuk tanpa proses pencairan terpisah.
Proses pendaftaran langkah demi langkah
- Pilih penyedia â Hubungi bank atau download aplikasi merchant dari penyedia yang Anda pilih
- Siapkan dokumen â KTP, NPWP (jika diperlukan), dan foto lokasi usaha
- Isi formulir pendaftaran â Bisa online melalui website/aplikasi atau datang ke kantor cabang bank
- Verifikasi â Penyedia akan memverifikasi data Anda (biasanya 1-3 hari kerja)
- Aktivasi â Setelah disetujui, Anda akan menerima QR code unik untuk bisnis Anda
QRIS statis vs dinamis
Ada dua jenis QR code QRIS:
QRIS Statis:
- Satu QR code tetap untuk semua transaksi
- Penyewa memasukkan nominal pembayaran sendiri
- Bisa dicetak dan ditempel permanen
- Cocok untuk kos karena praktis dan tidak perlu generate QR baru setiap transaksi
QRIS Dinamis:
- QR code berbeda untuk setiap transaksi
- Nominal sudah ditentukan oleh merchant
- Perlu di-generate setiap kali ada transaksi
- Lebih cocok untuk toko atau restoran dengan transaksi bervariasi
Rekomendasi untuk kos: Gunakan QRIS statis. Cetak satu QR code, tempel di tempat strategis, dan penyewa tinggal scan lalu masukkan nominal sewa mereka. Simpel dan efektif.
Cara setup QRIS di properti kos
Setelah mendaftar dan mendapatkan QR code, berikut cara setup yang efektif di properti kos Anda.
Cetak dan tempel di tempat strategis
Cetak QR code Anda dalam ukuran yang cukup besar (minimal 10x10 cm) dan tempel di lokasi yang mudah terlihat:
- Lobby atau area umum â tempat penyewa paling sering lewat
- Dekat papan informasi â bersamaan dengan aturan kos dan informasi penting lainnya
- Di setiap pintu kamar (opsional) â untuk kemudahan akses
Pastikan cetakan berkualitas baik dan tidak mudah pudar. Laminasi QR code agar tahan lama.
Kirim QR code digital ke penyewa
Selain versi cetak, kirim juga versi digital melalui:
- Grup WhatsApp penyewa â satu pesan dengan QR code dan instruksi singkat
- Chat pribadi â saat penyewa pertama kali masuk
Versi digital memudahkan penyewa yang ingin bayar dari luar lokasi kos.
Informasikan di aturan kos
Masukkan informasi tentang metode pembayaran QRIS di aturan kos atau kontrak sewa. Jelaskan:
- Cara pembayaran via QRIS
- Nominal yang harus dibayar
- Tanggal jatuh tempo pembayaran
- Bahwa bukti scan QRIS sudah cukup sebagai bukti pembayaran
Atur notifikasi pembayaran masuk
Aktifkan notifikasi di aplikasi bank atau fintech Anda agar langsung tahu ketika ada pembayaran masuk. Ini penting untuk:
- Konfirmasi cepat kepada penyewa bahwa pembayaran sudah diterima
- Mencocokkan pembayaran dengan data penyewa
Catat pembayaran di sistem pencatatan
Ini langkah yang sering terlewat. Uang masuk ke rekening, tapi tidak dicatat di sistem pencatatan. Akibatnya, Anda kesulitan mencocokkan pembayaran dari 10-20 penyewa setiap bulan.
Setiap kali ada pembayaran masuk via QRIS, segera catat di sistem pencatatan Anda. Dengan Kamaru, Anda bisa mencatat pembayaran dalam hitungan detikâtinggal pilih penyewa, masukkan nominal, dan selesai. Lihat panduan lengkapnya di cara menggunakan fitur pembayaran Kamaru.
Pembayaran masuk via QRIS? Langsung catat di Kamaru. Coba Kamaru gratisâpantau pembayaran dan lihat status setiap penyewa.
Tips memaksimalkan pembayaran QRIS
Menyediakan QRIS saja tidak cukup. Anda perlu memastikan penyewa benar-benar menggunakannya.
Sosialisasikan ke penyewa
Jangan berasumsi semua penyewa langsung paham. Luangkan waktu untuk menjelaskan:
- Cara scan QR code
- Aplikasi apa saja yang bisa digunakan
- Keuntungan bagi mereka (lebih praktis, ada bukti otomatis)
Buat instruksi singkat (bisa ditempel di samping QR code) yang menjelaskan langkah-langkah pembayaran.
Berikan insentif kecil
Untuk mendorong adopsi di awal, pertimbangkan memberikan insentif kecil:
- Diskon Rp 10.000-20.000 untuk pembayaran QRIS di bulan pertama
- Potongan untuk penyewa yang konsisten bayar via QRIS selama 3 bulan pertama
Insentif ini biasanya tidak perlu permanenâsekali penyewa terbiasa, mereka akan terus menggunakan QRIS karena memang lebih praktis.
Tetap terima metode lain
Jangan paksa semua penyewa beralih ke QRIS sekaligus. Beberapa penyewa mungkin:
- Belum familiar dengan teknologi
- Lebih nyaman dengan transfer bank
- Memiliki alasan lain untuk tetap bayar tunai
Sediakan QRIS sebagai opsi tambahan, bukan satu-satunya metode. Perlahan-lahan, sebagian besar penyewa akan beralih dengan sendirinya.
Periksa mutasi rekening secara rutin
Jangan hanya mengandalkan notifikasi. Luangkan waktu setiap minggu (atau setiap tanggal jatuh tempo) untuk mengecek mutasi rekening dan memastikan semua pembayaran sudah masuk dan tercatat.
Simpan bukti transaksi digital
Meskipun transaksi QRIS sudah tercatat otomatis di aplikasi bank, ada baiknya menyimpan bukti tambahan di sistem pencatatan Anda. Ini berguna jika ada sengketa atau perlu referensi di kemudian hari.
Untuk strategi lengkap mengurangi tunggakan, baca 8 cara kurangi tunggakan pembayaran kos.
Kesalahan umum saat setup QRIS untuk kos
Hindari kesalahan-kesalahan berikut agar setup QRIS Anda berjalan lancar.
Tidak mencatat pembayaran yang masuk
Ini kesalahan paling umum. Uang masuk ke rekening via QRIS, tapi pemilik kos tidak mencatatnya. Akibatnya, saat mengecek siapa yang sudah bayar, data tidak cocok. Terutama jika ada 15-20 penyewa yang bayar di waktu berbeda-beda.
Solusi: Langsung catat setiap pembayaran yang masuk. Gunakan aplikasi pencatatan agar data tidak terpencar.
Hanya mengandalkan QRIS tanpa opsi lain
Beberapa penyewa mungkin tidak bisa atau tidak mau bayar via QRIS. Jika Anda hanya menyediakan satu metode, penyewa yang kesulitan justru akan telat bayar.
Solusi: Sediakan minimal 2-3 metode pembayaran (QRIS, transfer bank, tunai).
Tidak mengecek mutasi secara rutin
Mengandalkan notifikasi saja bisa berisiko. Notifikasi bisa terlewat, atau ada pembayaran yang gagal tapi Anda tidak menyadarinya.
Solusi: Jadwalkan waktu rutin (misalnya setiap 3 hari) untuk mengecek mutasi rekening.
QR code tidak terlihat jelas
QR code yang dicetak terlalu kecil, pudar, atau ditempel di tempat yang sulit diakses membuat penyewa malas menggunakannya.
Solusi: Cetak dalam ukuran yang cukup besar, laminasi, dan tempel di lokasi yang sering dilalui penyewa.
Tidak menginformasikan penyewa
Setup QRIS tanpa memberitahu penyewa sama saja dengan tidak setup. Banyak penyewa yang tidak tahu bahwa mereka bisa bayar via QRIS jika tidak diinformasikan.
Solusi: Sosialisasikan melalui WhatsApp grup, tempel pengumuman, dan jelaskan secara langsung saat bertemu.
Untuk menghindari kesalahan pengelolaan lainnya, baca 10 kesalahan fatal pemilik kos yang harus dihindari.
Jangan sampai pembayaran masuk tapi tidak tercatat. Coba Kamaru gratisâcatat semua pembayaran dalam satu aplikasiâmau bayar tunai, transfer, atau QRIS. Setup hanya 5 menit, tidak perlu kartu kredit.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Berapa biaya transaksi QRIS?
Biaya transaksi QRIS untuk merchant adalah 0.7% dari nilai transaksi. Biaya ini ditanggung oleh merchant (pemilik kos), bukan penyewa. Untuk sewa Rp 1.500.000, biayanya sekitar Rp 10.500 per transaksi. Relatif kecil dibandingkan dengan kemudahan yang didapatkan.
Apakah semua e-wallet bisa scan QRIS?
Ya, semua aplikasi e-wallet dan mobile banking yang terdaftar di Bank Indonesia bisa scan QRIS. Ini termasuk GoPay, OVO, Dana, ShopeePay, LinkAja, serta semua aplikasi mobile banking dari bank besar di Indonesia.
Bagaimana jika penyewa tidak punya e-wallet?
Tetap sediakan opsi pembayaran lain seperti transfer bank atau tunai. QRIS adalah opsi tambahan untuk memudahkan, bukan pengganti semua metode. Perlahan-lahan, penyewa yang belum familiar biasanya akan ikut beralih setelah melihat penyewa lain menggunakannya.
Apakah perlu NPWP untuk daftar QRIS?
Tergantung penyedia. Beberapa bank dan fintech tidak mewajibkan NPWP untuk usaha mikro dan kecil. Namun, memiliki NPWP akan mempermudah proses pendaftaran dan verifikasi. Hubungi penyedia yang Anda pilih untuk mengetahui syarat spesifiknya.
Apakah QRIS aman?
Ya. QRIS diawasi langsung oleh Bank Indonesia dan menggunakan standar keamanan yang ketat. Setiap transaksi terenkripsi dan ada proteksi dari penipuan. Pastikan Anda hanya menggunakan QR code resmi yang diberikan oleh penyedia dan waspadai QR code palsu yang ditempel oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Bagaimana jika ada pembayaran yang gagal atau pending?
Cek mutasi rekening Anda terlebih dahulu. Jika pembayaran memang belum masuk, minta penyewa menunjukkan bukti transaksi dari aplikasi mereka. Jika status transaksi âpendingâ, biasanya akan selesai dalam 1-24 jam. Jika gagal, minta penyewa mencoba lagi atau menggunakan metode pembayaran lain. Hubungi customer service penyedia jika masalah berlanjut.
Kesimpulan
QRIS adalah cara mudah dan murah untuk menerima pembayaran sewa dari penyewa. Dengan satu QR code, Anda bisa terima pembayaran dari semua e-wallet dan mobile bankingâtanpa perlu banyak akun atau nomor rekening.
Langkah-langkah setup QRIS untuk kos:
- Daftar sebagai merchant melalui bank atau penyedia jasa pembayaran
- Pilih QRIS statis yang bisa dicetak dan ditempel permanen
- Pasang QR code di lokasi strategis dan kirim versi digital ke penyewa
- Sosialisasikan cara penggunaan kepada semua penyewa
- Catat setiap pembayaran yang masuk di sistem pencatatan
Yang terpenting, jangan lupa mencatat setiap pembayaran yang masuk. QRIS memudahkan penyewa membayar, tapi Anda tetap perlu sistem untuk melacak siapa yang sudah bayar dan siapa yang belum.
Siap terima pembayaran lebih mudah? Coba Kamaru gratis hari ini. Catat semua pembayaran dalam satu aplikasiâmau bayar tunai, transfer, atau QRIS. Setup hanya 5 menit, tidak perlu kartu kredit.
Artikel terkait
Punya pertanyaan atau saran? Kita seneng banget denger dari kamu. Email kami.